Tuesday, 19 January 2016

Kala Harus Tak (Harus) Marah


Pukul 05.45 wita
Saya                       : “kakak Atta bangun, sholat subuh..”
Kakak Atta            : “aaahhhhh... sebentar lagi... masih ngantuk ma...”
Batin Saya         : (issshhhh.. giliran diminta tidur siang, susahnya minta ampun. Eeee.. giliran diminta bangun tidur, susahnya sama aja. Aaaarrrgggg.. tidakkk).

Pukul 06.00 wita
Ngecek ke kamar kembali dengan tangan “dingin” alias dibasahi air, berharap sejuknya bisa bikin kakak Atta bangun dalam sekejap.
Saya                       : “Ayo bangun, sudah jam 6” sambil mengusap muka nya dengan telapak tangan.
Kakak Atta      :“aaaaah... “ menjawab dengan seperempat hati sambil memasang wajah tak beraturan.
Batin Saya        : (Kem On boy, buruan banguuuun. Mama harus bla....bla...bla... Kenapa juga kemarin siang bla...bla..bla...).

Sunday, 17 January 2016

Alhamdulillah, yeaaayyy... aku hamil lagi !




Alhamdulillah, yeaayyy, aku hamil lagi !

Kurang lebih begitulah redaksi ekspresi rasa syukur setahun yang lalu. Kehamilan yang kami tunggu dua tahun terakhir, akhirnya terjadi juga. SubhanAllah rasa syukur tak terhingga kami panjatkan atas amanah mungil ini. Bagaimana tidak begitu bersyukur?, setelah program hamil anak perempuan selama setahun, dan belum berhasil (hehehe) tentu saya (sepertinya suami juga) merasa sedikit tertekan (salut dan doa kebaikan bagi pasangan yang belum melihat garis dua di strip test).

Friday, 15 January 2016

cinta kami padamu sholih

Cinta kami padamu sholih,
Kakak faqih, alhamdulillah umur antum sekarang telah menginjak 11 tahun. Banyak hal yang telah kita lewati bersama sebagai keluarga. Tentu banyak kekurangan abi dan mama dalam mendidik dan menyiapkan faqih untuk menapaki masa depan. Maafkan abi dan mama yang tidak cukup membekali diri dalam menapaki proses tumbuh kembang kakak. Tapi abi dan mama yakin kakak faqih mampu menjadi yang terbaik pada perjalanan kehidupan selanjutnya.

Sunday, 10 January 2016

first text

Hatiku

Masya Allah, Maha Suci Engkau Ya Rabb, mencipta sedemikian rupa manusia..

 Aku ingin tahu, terbuat dari apakah hatiku?, menyimpan tanya, apakah gerangan terjadi pada hatiku saat sedih menyapa?. Apakah ia mengerucut pilu bersama emosi?.

 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik